Leder Haus di Solo Dipercaya Hotel & F&B Ternama? Ini buktinya
Solo bukan hanya kota budaya. Kota ini juga menjadi rumah bagi scene hospitality dan F&B yang berkembang pesat, dari hotel berbintang hingga restoran kasual yang ramai. Di balik kenyamanan setiap kursi dan sofa di venue-venue terkemuka ini, ada satu nama yang konsisten dipercaya: Leder Haus.
Grand Mercure Solo Baru & Lorin Hotel Solo


Headboard di Grand Mercure Solo Baru menggunakan bahan kulit CSL Leather Stingray. Sementara itu, area open-air lounge di Lorin Hotel Solo menggunakan sofa dengan bahan Nuvrino Solara.
Grand Mercure menghadirkan kemewahan melalui headboard upholstery dengan palet warna yang tenang dan elegan. Di sisi lain, Lorin Hotel menampilkan suasana lounge terbuka yang menyatu dengan karakter arsitektur Jawa, menciptakan ambience yang ringan dan natural.
Pemilihan material tidak hanya didasarkan pada estetika. CSL Leather Stingray STR-5121 warna biru pada Grand Mercure serta Nuvrino Solara NS-005 warna putih ke-abu-abu-an pada Lorin Hotel dipilih karena memiliki fitur easy cleaning dan ketahanan terhadap sinar UV, serta daya tahan yang optimal untuk penggunaan jangka panjang.
Tom Sushi & Swiss-Belhotel Solo


Memasuki segmen F&B, pendekatan desain menjadi lebih dinamis dan berorientasi pada pengalaman. Tom Sushi mengusung suasana yang cepat, fun, dan vibrant. Penggunaan CSL Leather Diego FWC-5111 berperan penting dalam membangun energi ruang yang hidup, sekaligus mendukung kebutuhan operasional dengan tingkat penggunaan yang tinggi.
Di sisi lain, restoran Swiss-Kitchen™, Swiss-Belhotel Solo menghadirkan pengalaman dining yang lebih tenang dan refined. Kombinasi meja marble, kursi leather berwarna cokelat, serta banquette abu-abu menciptakan keseimbangan antara kesan elegan dan tetap approachable. Pencahayaan berbentuk globe dan elemen shelving dekoratif menambah dimensi visual tanpa mengganggu ketenangan ruang.
Material Nuvrino Elana NE-05 memperkuat keseluruhan narasi ini. Tampil clean, versatile, dan selaras dengan positioning Swiss-Belhotel sebagai hotel modern upscale.
A&M Co., Yakiniku Like, Pepper Lunch

Masih berada di ranah F&B, namun dengan pendekatan yang lebih kasual, A&M Co. menunjukkan bagaimana material dapat menjadi bahasa desain yang kuat. Kursi upholstered berwarna hijau, meja marble, serta lantai bermotif floral membentuk suasana European bistro yang khas. Elemen panel kayu dan foto berbingkai memperkuat kesan kuratif sekaligus berkarakter. Kombinasi material seperti CSL Leather Futura FPG-5115, Lizardo C-2603, Zigzag FPR-5102, serta Nuvrino Viva NV-2708 dan Navara NVR-007 menciptakan layering visual yang kaya, namun tetap harmonis.


Berbeda dengan itu, segmen fast casual menuntut fokus pada performa. Yakiniku Like menggunakan sistem meja dengan grill individual, sehingga material harus mampu menghadapi panas dan gesekan secara konsisten. Pepper Lunch menghadirkan seating berwarna kuning cerah dengan visual branding yang kuat, sehingga membutuhkan material yang tahan lama sekaligus tetap menarik secara visual.
Material Nuvrino Bostonia Classic C-1809 dan Nuvrino Fiona NF-11 dipilih untuk menjawab kebutuhan tersebut, menghadirkan keseimbangan antara durability dan estetika dalam penggunaan sehari-hari.
